CEGAH DIARE DAN BAGAIMANA CARA MENGATASINYA

Tapi tak mengapa inilah yang membuat saya terus mau belajar menulis sedikit demi sedikit, berbagi pengalaman dan juga berbagi pengetahuan kepada para pembaca bloge saya. Singkat cerita saat ini saya akan membagikan dan akan sedikit bercerita tentang pengalaman saya saat dilanda DIARE bukan hanya yang terjadi pada saya tapi juga kepada anak saya. Mungkin ini akan menjadi suatu pembelajaran bagi kita semua. Betapa pentingnya untuk menjaga kebersihan dan selalu memperhati kan kebersihan pada makanan atau minuman yang akan dikonsumsi pada anak-anak.

Wabah Diare

Awal mula gejala ini terjadi pada anakku adalah dengan gejala-gejala sebagai berikut:
1.BAB nya normal saat BAB ke-1 s/d BAB ke-4 maksudnya BAB nya masih ada yang berbentuk bulat padat dan waktu berselang BAB nya masih ada jade dari waktu ke waktu.
2.Lama kelamaan setelah BAB ke-5 s/d BAB ke-9 BAB padatnya mulai kecil-kecil dan sudah berkurang dicampur dengan BAB yang sudah ada cairan saja waktu BAB sudah mulai sering terjadi.
3.Setelah BAB ke-10 dan seterusnya BAB yang keluar waktunya tidak lagi ada BAB yang padat hanya BAB yang cair yang keluar artinya BAB seperti air seni yang keluar dan BAB yang keluar warna seperti susu UHT coklat yang diminum anakku loch.
4.Muntah-muntah yang terjadi pada anak terjadi secara terus-menerus dan semakin sering.
5.Badan anak mulai menjadi lemas dan tidak mau melakukan aktifitas keseharian sama sekali.
6.Menjadi pendiam dan gampang menangis karena menahan rasa sakit pada perut yang dideritanya.
7.Kulit dan bibirnya menjadi keriput dan kering karena dehidrasi tubuh yang kekurangan cairan. Dan anak akan merasakan rasa haus yang terus menerus.
8.Diare ini terjadi selama berhari-hari dan BAB nya lama kelamaan berupah menjadi cair.
9.Perut anak akan menjadi kembung karena banyak cairan yang terbuang karena diare.
10.Perut menjadi kejang, kram dan nyeri yang diderita saat diare.

IKarena kondisi anakku yang sudah semakin lemas karena banyaknya cairan BAB yang keluar inilah gejala- gejala diare yang dialam oleh anakku dan langkah-langkah awal yang aku lakukan saat itu adalah dengan:1.Perbanyak Asupan Cairan Saat itu aku memberikannya banyak cairan karena saat itu anakku juga di sertai dengan muntah. Fungsi asupan cairan ini untuk menghindari dan menangani supaya jangan kena dehidrasi. Memberikan air putih sedikit tapi sering ingat jangan diberi jus buah atau minuman bersoda ya bu karena akan membuat diare makin parah.
2.Makan Pada saat diare berlangsung, para ahli menyarankan mengkonsumsi makan an padat dgn porsi lebih sedikit dari biasanya jangan makan makanan yang banyak mengandung lemak dan pedas.
3.Cairan Oralit Ini adalah cara mudah dan efektif tetapi apabila tidak reda juga diare nya maka anak harus segera dibawa kedokter ya bun.

Bisa dibeli di apotek tinggal kita campurkan dengan air putih oralit ini adalah pengganti garam, gukosa dan mineral akibat diare dan kekurangan cairan. Orarit dapat juga diberikan pada anak saat BAB. Nah memasuki musim penghujan buat bunda-bunda agar lebih waspada ya terhadap wabah penyakit diare.

Tinggalkan komentar